Selamat Datang di asagenerasiku.blogspot.com, Penyaji materi Pembelajaran Sekolah Dasar dan sederajat, Semoga Bermanfaat

Selasa, 31 Januari 2012

Antara Pilihan dan Hisab


Assalamu’alaikum ......
Segala puji bagi Allah yang telah menetapkan sifat fana bagi dunia ini dan mengabarkan bahwa akhirat adalah negeri abadi, dengan kematian dia membinasakan usia yang panjang.

Untuk saudara - saudaraku, teman - temanku, adik - adikku, anak-anakku dan para pembaca artikelku yang sempat singggah di blogku.

Kehidupan di dunia ini hanyalah tempat persinggahan, kelak akhirnya kita akan meninggalkan  dunia dengan segala isinya menuju  kehidupan akhirat yang abadi.

Firman Allah dalam surah Al Mu’minuun, ayat 112 – 114:
“Allah bertanya: Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi ?”.
“Mereka menjawab: Kami tinggal di bumi sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung”.
“Allah berfirman: Kamu tidak tinggal di bumi melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui”.

Sebenarnya banyak manusia yang tahu bahwa kehidupan di dunia hanyalah sebentar, tetapi tidak semua orang tahu apa yang harus diperbuat dalam kehidupan yang sebentar ini. Yang paling bahaya adalah ketika orang itu tahu tetapi tidak mau mengerjakan apa yang harus dikerjakan. Orang itu tahu bahwa sebagai hamba Allah maka ia harus mennghambakan dirinya kepada Allah tapi malah menghambakan diri pada selain Allah. Orang tahu bahwa mancari rezeki haruslah yang halal tapi malah mencari yang tidak halal. Orang tahu bahwa berpakaian haruslah menutup aurat tapi ia malah mempertontonkan uaratnya, dan masih banyak pelanggaran-pelanggaran yang sebenarnya mannusia tahu tetapi ia cenderung untuk melanggarnya.

Bila manusia tidak menggunakan kehidupan dunia untuk mencari status yang baik di akhirat maka jadilah kehidupan dunia ini bagi manusia tersebut sebagai main-main atau senda-gurau, atau dapat diumpamakan seperti permainan “Monopoli”.

Firman Allah dalam surah Al An’aam, ayat 32:
“Dan tiadalah kehidupan dunia ini selain main-main dan senda-gurau belaka, dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidaklah kamu memahaminya!”

Firman Allah dalam surah Al Ankabuut, ayat 64:
“Maka tidaklah kehidupan dunia ini melainkan senda-gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui”.

Untuk itu mari kita perbaiki diri kita masing-masing. karena apapun yang kita perbuat ada konsekuensinya. Berbuat baik konsekuensinya adalah mendapat tempat di hati oranng lain terlebih lagi di hadapan Allah SWT. Berbuat tidak baik adapula konsekuensinya yaitu tidak disenangi kebanyakkan orang terlebih di hadapan Allah Swt. 

Terkadang muncul beberapa pertanyaan yang harus kita renungkan dan harus kita sendiri yang menjawabnya. Karena sesungguhnya kita tahu jawabannya. 

Mari kita renungkan beberapa pertanyaan dan jawaban di bawah ini :

Mengapa kita harus mencontoh yang tidak baik, padahal yang baik masih seabrek-abrek untuk dicontoh.

Mengapa kita masih tega menyakiti orang lain, padahal masih seabrek-abrek yang dapat kita lakukan untuk membahagiakan orang lain.

Mengapa kita masih berkata kasar kepada oranng tua, guru, teman dan saudara, padahal masih seabrek perkataan lembut yang belum kita ucapkan

Mengapa kamu biarkan auratmu terbuka,  padahal menutup auratmu akan lebih mendatangkan ketenangan dan kesantunan

Mengapa kita masih suka berdusta padahal banyak kebenaran yang belum kita ungkapkan.

Ingat .... ! Apapun pilihan kita untuk berbuat, pasti akan ada hisabnya.

"Hisablah dirimu sebelum kamu dihisab dan timbanglah amal perbuatan 
kamu sebelum amal itu ditimbang."

Firman Allah dalam surah Al-Hasyr : 18
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah
 setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok 
(akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha 
Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Al-Hasyr: 18)
 
Pembuat artikel bukanlah orang baik, tapi sangat ingin berbuat baik.

Sabtu, 28 Januari 2012

Pidato Perpisahan SDN Generasi Baru 02


 Untuk adik-adik kelas VI yang sedikit lagi akan menghahapi ujian nasional, kami doakan semoga adik-adik dapat lulus dengan nilai yang memuaskan.

Setelah lulus mungkin adik-adik diminta oleh Bapak/Ibu guru untuk menyusun pidato perpisahan kelas VI. Nah contoh pidato di bawah ini dapat dijadikan contoh atau panduan untuk dikembangkan.
Oke......

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Assalamualaikum Wr. Wb.
Yang saya hormati Bapak Kepala Sekolah SDN Generasi Baru 02 beserta dewan guru. Yang saya hormati orangtua dan wali murid, serta yang saya banggakan teman-teman seperjuangan; siswa-siswi SDN Generasi Baru 02 Kecamatan Terawat Indah Kabupaten Sehat Sejahtera.
Puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat allah swt. Shalawat beserta salam semoga tetap terlimpahkan pada suri tauladan umat manusia, yakni habibana wanabiyyana Muhammad SAW.
Bapak dan Ibu guru yang kami cintai,
Masih terbayang dalam ingatan, ketika bapak dan Ibu guru mengajari kami dengan penuh kesabaran dan kasih sayang kepada kami layaknya orang tua kami sendiri.
Bapak Ibu guru telah mengajarkan kami berhitung, membaca dan membuka cakawala kami tentang Indonesia, dari sabang sampai merauke bahkan dunia.
Untuk itulah dalam kesempatan yang berbahagia ini , kami ingin mengucapkan terimakasih yang takk terhingga atas semua jasa Bapak dan Ibu guru. Semoga Allah SWT membalas dengan pahala yang berlimpah atas semua kebaikan yang bapak dan ibu berikan.
Terima kasih, Pahlawan tanpa tanda jasa. Jasamu abadi, kami kenang sepanjang masa.
Kamipun mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya jika saat belajar di kelas maupun di luar kelas, ada sikap yang tidak terpuji,kata-kata yang tercela dan khilaf yang tidak disengaja telah melukai ibu dan Bapak guru.
Untuk teman-teman kelas enam yang saya banggakan.
cerita kita tidak akan selesai disini. Kita masih bisa Tersenyum dalam ilmu, dan Tertawa dalam canda.Walau di tempat masing-masing yang berbeda. perpisahan hari ini adalah langkah awal kita untuk mencapai citacita yang lebih tinggi. Mari benamkan dalam dada, tekadkan untuk terus mengharumkan nama SDN kita tercinta.
Untuk adik-adik tersayang, kelas 1 – 5 sayapun ingin menyampaikan pesan,
Tiada kesuksesan tanpa perjuangan
Tiada perjuangan tanpa pengorbanan
Tiada pengorbanan tanpa keikhlasan.
Kami yakin, di kemudian hari akan tiba juga saat adik-adik mencapai kelulusan. Kuncinya hanya Ikhlas dalam belajar, berusaha keras, dan tidak lupa berdoa. InsyAllah kelak adik-adik bisa seperti kami disini, lulus dengan nilai yang memuaskan, bahkan lebih baik lagi.
Semua kenangan yang berasal dari sebuah gedung Sekolah Dasar, di salahsatu sudut desa ini tidak akan kami lupakan.

Hadirin yang berbahagia,
Rupanya sambutan dari saya cukup sekian, mohon maaf apabila ada kesalahan.
Akhir kata, saya memohon doa restu dari hadirin , agar kami, pelajar SDN Generasi Baru 02,bisa menjadi insan yang berguna bagi nusa, bangsa, dan agama. Amin.
Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb

Jumat, 27 Januari 2012

Ayo Belajar Peribahasa....


 Walaupun kita hidup di era generasi canggih dan serba wah....
tapi .......................................
Jangan lupakan kepribadian, sejarah  dan kebudayaan bangsa sendiri.
Generasiku....., 
Indonesia kaya akan peribahasa, kita pelajari yu.......

1.       Ada asap ada api. Artinya: Tak dapat dipisahkan, munculnya suatu
       kejadian / masalah pasti ada penyebabnya.
2.  Ada gula ada semut Artinya: Di mana banyak kesenangan di situlah
     banyak orang datang.
3.  Ada udang di balik batu. Artinya: Ada suatu maksud yang tersembunyi.
4.  Adat teluk timbunan kapal, adat gunung tepatan kabut. Artinya: Meminta
     hendaknya kepada yang punya, bertanya hendaknya kepada yang pandai.
5.  Air beriak tanda tak dalam. Artinya : Orang yang banyak bicara biasanya
     kurang ilmunya.
6.  Air besar batu bersibak. Artinya : Persaudaraan akan bercerai berai apabila
     terjadi  perselisihan.
7.  Air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan juga. Artinya : Biasanya sifat anak
     menurut teladan  orang tuanya juga.
8.  Air susu dibalas dengan air tuba. Artinya : Kebaikan dibalas dengan kejahatan /
     keburukan.
9.  Air tenang jangan disangka tiada buayanya. Artinya : Orang yang diam jangan
      disangka pengecut.
10. Air tenang menghanyutkan. Artinya : Orang yang pendiam biasanya banyak   
       pengetahuannya.
11. Air diminum rasa duri, nasi dimakan rasa sekam. Artinya : Tidak enak makan
      dan minum (biasanya karena terlalu bersedih / duka ).
12. Alah bisa karena biasa. Artinya : Segala kesukaran tak akan terasa lagi bila
      sudah biasa
13. Anak dipangku dilepaskan, beruk di rimba disusukan. Artinya : Selalu membereskan
      urusan orang lain tanpa mempedulikan urusan sendiri.
14. Anjing menggonggong, khafilah berlalu. Artinya : Biarpun banyak rintangan dalam usaha
       kita, kita tidak boleh putus asa.
15. Anak dipangku dilepaskan, beruk di rimba disusui. Artinya : Selalu membereskan urusan   
       orang lain tanpa mempedulikan urusan sendiri.
16. Api dalam sekam. Artinya : Perbuatan jahat yang tak tampak.
17. Bagai api dengan asap. Artinya : Tidak dapat dipisahkan.
18. Bagai bara dalam sekam. Artinya : Perbuatan jahat yang tak tampak.
19. Bagai bulan kesiangan. Artinya : Pucat dan lesu.
20. Bagai duri dalam daging. Artinya : Selalu terasa tidak menyenangkan hati.
21. Bagai kacang lupa akan kulitnya. Artinya : Tidak tahu diri, lupa akan asalnya.
22. Bagai katak dalam tempurung. Artinya : Sangat sedikit pengetahuannya,
      kurang luas  pandangannnya.
23. Bagai kerakap di atas batu, hidup segan mati tak mau. Artinya : Hidup dalam
      kesukaran / kesengsaraan.
24. Bagai kerbau dicocok hidung. Artinya : Menurut saja apa yang menjadi
       keinginan orang.
25. Bagai mencincang air. Artinya : Mengerjakan perbuatan yang sia-sia.
26. Bagai mendapat durian runtuh. Artinya : Mendapat keuntungan yang
      tidak disangka-sangka   
       tanpa harus bersusah payah mendapatkannya.
27. Bagai menegakkan benang basah. Artinya : Melakukan pekerjaan yang
      mustahil dapat dilaksanakan.
28. Bagai mentimun dengan durian. Artinya : Orang yang lemah / miskin melawan orang kaya /
       kuat.
29. Bagai musang berbulu ayam. Artinya : Orang jahat bertingkah laku sebagai orang baik.
30. Bagai musuh dalam selimut. Artinya : Musuh dalam kalangan / golongan sendiri.
31. Bagai pagar makan tanaman. Artinya: Orang yang merusak barang / sesuatu yang
       diamanatkan kepadanya.
32. Bagai pinang dibelah dua. Artinya: Dua orang yang serupa benar.
33. Bagai pungguk merindukan bulan. Artinya: Seseorang yang merindukan kekasihnya, tetapi
       cintanya tak terbalaskan.
34. Bagai telur di ujung tanduk. Artinya : Sesuatu keadaan yang sangat sulit.
35. Bagaikan air dengan minyak. Artinya : Tak dapat bersatu.
36. Bagai air di daun talas. Artinya : Selalu berubah-ubah atau tidak tetap pendiriannya.
37. Bagai anak ayam kehilangan induk. Artinya : Bercerai berai karena kehilangan tumpuan.
38. Bagai kebakaran janggut. Artinya : Bingung tidak keruan.
39. Belum bertaji hendak berkokok. Artinya : Belum berilmu/kaya/berkuasa sudah hendak    
       menyombongkan diri.
40. Belum beranak sudah ditimang. Artinya : Belum berhasil, tetapi sudah bersenang-senang    
       lebih dulu.
41. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Artinya : Bersama-sama dalam suka dan duka, baik
        buruk sama-sama ditanggung.
42. Biarkan anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu. Artinya : Biarpun banyak rintangan
        dalam usaha kita, kita tidak boleh putus asa.
43. Bergantung pada akar lapuk. Artinya : Mengharapkan bantuan dari orang yang tidak  
        mungkin memberikan bantuan.
44. Berguru ke padang datar, dapat rusa belang kaki. Berguru kepalang ajar, bagai bunga
        kembang tak jadi. Artinya : Belajar harus sungguh-sungguh, jangan terputus di tengah jalan.
45. Bermain air basah,bermain api hangus. Artinya : Setiap pekerjaan atau usaha ada susahnya.
46. Bertepuk sebelah tangan . Artinya : Kebaikan yang hanya dari satu pihak.
47. Besar pasak daripada tiang. Artinya : Besar pengeluaran daripada pendapatan.
48. Biduk lalu kiambang bertaut. Artinya : Lekas berbaik atau berkumpul kembali. ( Seperti
        perselisihan antara sanak keluarga yang kembali rukun ).
49. Bumi tidak selebar daun kelor. Artinya : Dunia tidak sempit.
50. Cepat kaki ringan tangan. Artinya : Suka menolong sesama umat.
51. Daripada hidup bercermin bangkai, lebih baik mati berkalang tanah. Artinya : Daripada
        hidup menanggung malu lebih baik mati.
52. Daripada hidup berputih mata, lebih baik mati berputih tulang. Artinya : Lebih baik mati
        daripada menanggung malu.
53. Daripada hujan emas di negeri orang, lebih baik hujan batu di negeri sendiri. Artinya :
        Sebaik-baik negeri orang tidak sebaik di negeri sendiri.
54. Datang tampak muka, pulang tampak punggung. Artinya : Datang dan pergi hendaklah
        memberi tahu.

55. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Artinya : Kita harus menyesuaikan diri dengan      
        adat dan keadaan tempat tinggal yang kita tempati.
56. Duduk sama rendah, tegak ( berdiri ) sama tinggi. Artinya : sama kedudukannya (
        tingkatannya atau martabatnya ).
57. Esa hilang, dua terbilang. Artinya : Berusaha terus dengan keras hati hingga maksud
        tercapai.
58. Gajah di pelupuk mata tak tampak, semut di seberang lautan tampak / Gajah di pelupuk   
        mata tidak terlihat, semut di seberang lautan terlihat. Artinya : Kesalahan / aib sendiri yang   
        besar tidak tampak, kesalahan / aib orang lain meskipun sedikit tampak jelas.
59. Gajah mati karena gadingnya. Artinya : Orang yang mendapat kecelakaan atau binasa
        karena keunggulannya / tabiatnya.
60. Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati  
        meninggalkan nama. Artinya : Orang terkenal jika ia mati dalam beberapa lama masih
        disebut-sebut orang namanya.
61. Gali lubang, tutup lubang. Artrinya : Berhutang untuk membayar hutang yang lain.
62. Gayung bersambut, kata berjawab. Artinya : Menangkis serangan orang, menjawab
        perkataan orang.
63. Guru kencing berdiri, murid kencing berlari. Artinya : Kelakuan orang bawahan selalu
         mencontoh kelakuan atasannya..
64. Habis manis sepah dibuang. Artinya : Sesudah tidak berguna lagi lalu dibuang / tidak
        dipedulikan lagi.
65. Hancur badan dikandung tanah, budi baik terkenang jua. Artinya : Budi bahasa / perbuatan
        yang baik tidak akan dilupakan orang.
66. Hangat-hangat tahi ayam. Artinya : Kemauan yang tidak tetap.
67. Harapkan guntur di langit, air di tempayan dicurahkan. Artinya : Mengharapkan sesuatu
        yang belum tentu, barang yang sudah ada dilepaskan.
68. Hasrat hati memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai. Artinya : Keinginan atau cita-cita
        yang mustahil dapat dicapai.
69. Hemat pangkal kaya, rajin pangkal pandai. Artinya : Orang yang hidup hemat akan menjadi
        kaya, orang yang rajin belajar akan menjadi pandai.
70. Hidup dikandung adat, mati dikandung tanah. Artinya : Selama hidup orang harus taat
        kepada adat kebiasaan dalam masyarakat.
71. Jauh panggang dari api. Artinya : Banyak bedanya, tidak kena, tidak benar.
72. Jauh di mata dekat di hati. Artinya : Meskipun tempat tinggal jauh tetapi jiwa / hati selalu
        merasa dekat.
73. Kalah jadi abu menang jadi arang. Artinya : pertengkaran / permusuhan akan merugikan
        kedua belah pihak ( sama-sama merugi ).
74. Kalau pandai meniti buih, selamat badan sampai ke seberang. Artinya : Jika dapat mengatasi
        kesukaran tentu maksud dapat dicapai.
75. Karena nila setitik, rusak susu sebelanga. Artinya : Karena kejahatan atau kesalahan yang
        kecil, hilang kebaikan yang telah diperbuat.
76. Katak hendak jadi lembu. Artinya : Orang hina / miskin / rendah hendak menyamai orang
         besar / kaya; congkak; sombong.
77. Kecil-kecil cabai rawit. Artinya : Kecil, tetapi cerdik / pemberani / membahayakan.
78. Kepala sama berbulu, pendapat berlain-lainan. Artinya : Setiap orang berbeda pendapatnya.
79. Lain di mulut lain di hati. Artinya : Yang dikatakan / diucapkan berbeda dengan isi hatinya.
80. Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya. Artinya : Tiap-tiap negeri atau bangsa
        berlainan adat kebiasaannya.
81. Lempar batu sembunyi tangan. Artinya : Melakukan sesuatu, kemudian berdiam diri seolah-
        olah tidak tahu menahu.
82. Lepas dari mulut harimau jatuh ke mulut buaya. Artinya : Lepas dari bahaya yang besar,
        jatuh ke dalam bahaya yang lebih besar lagi.
83. Lidah tak bertulang. Artinya : Mudah saja mengatakan / menjanjikan sesuatu, yang berat
        adalah melaksanakannya.
84. Lubuk akal tepian ilmu. Artinya : Orang cerdik pandai, umumnya tempat untuk bertanya.
85. Malu bertanya sesat di jalan. Artinya : Kalau tidak mau berikhtiar tidak akan mendapat
        kemajuan.
86. Menggantang asap. Artinya : Melakukan perbuatan yang sia-sia.
87. Menohok teman seiring dalam lipatan. Artinya : Mencelakakan teman sendiri.
88. Musang berbulu ayam. Artinya : Orang jahat bersikap seperti orang baik.
89. Musuh dalam selimut. Artinya : Musuh dalam kalangan / lingkungan sendiri.
90. Nasi sudah menjadi bubur. Artinya : Sudah terlajur, tidak dapat diperbaiki atau diubah lagi.
91. Sehari selembar benang, lama-lama menjadi sehelai kain. Artinya : Pekerjaan sulit yang
       dikerjakan dengan penuh kesabaran, lama-lama akan berhasil juga.
92. Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. Artinya : Sekali melakukan pekerjaan,
        beberapa maksud tercapai.
93. Seorang makan cempedak, semua kena getahnya. Artinya : seorang berbuat salah, semua
        dianggap salah juga.
94. Seperti cacing kepanasan. Artinya : Tidak tenang, selalu gelisah.
95. Seperti durian dengan mentimun. Artinya : Orang lemah / miskin / bodoh melawan orang
        kuat / kaya / pandai.
96. Sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tidak berguna. Artinya : Pikir dahulu masak-masak
        sebelum berbuat sesuatu ( pikirkan untung dan ruginya ).
97. Setali tiga uang. Artinya : Sama saja, tidak ada bedanya.
98. Serigala berbulu domba. Artinya : Orang yang kelihatannya bodoh dan penurut tetapi
        sebenarnya kejam, jahat, dan curang.
99. Tak ada gading yang tak retak. Artinya : Tidak ada sesuatu yang tidak ada cacatnya.
100. Tiada rotan akarpun jadi. Artinya : Kalau tidak ada yang baik, yang kurang baik pun boleh
           juga.
101. Tahu asam garamnya. Artinya : Tahu seluk beluknya / berpengalaman.
102. Tong kosong nyaring bunyinya. Artinya : Orang yang bodoh biasanya banyaknya cakapnya/  
           pembicaraannya.
103. Umur setahun jagung. Artinya : Belum berpengalaman.

Pengelompokkan Hewan dan Tumbuhan Berdasarkan Kesamaan Ciri Khusus


A. Hewan: Pengelompokan Berdasarkan Kesamaan Ciri Khusus
  1. Kucing dan burung hantu: mempunyai penglihatan yang tajam.
  2. Cecak, kadal, dan tokek: jari kaki berperekat.
  3. Sotong dan cumi-cumi: mempunyai tentakel untuk bergerak.
  4. Kalajengking dan tawon/lebah: mempunyai sengat di ekor.
  5. Ayam dan bebek: pelindung tubuh berupa bulu.
  6. Kangguru dan koala: mempunyai kantong di perut.
  7. Bebek dan angsa: permukaan tubuh dilapisi bulu dan kaki berselaput.
  8. Harimau, sapi, kambing, dan kelinci: jumlah kaki yang sama.
  9. Katak, ikan, dan buaya: berkembang biak dengan ovipar.
  10. Ikan hiu, penyu, udang karang, dan paus: tempat hidup di laut.
  11. Kangguru, katak, dan kelinci: bergerak dengan melompat.
  12. Capung, lalat, dan belalang: mempunyai tiga pasang kaki.
  13. Kijang, kelinci, kerbau,  belalang: jenis makanan sama,yaitu tumbuhan.
  14. Katak, ikan, ayam, dan itik:  berkembang biak dengan ovipar.
B. Tumbuhan: Pengelompokan Berdasarkan Kesamaan Ciri Khusus
  1. Eceng gondok dan teratai: batang berongga.
  2. Kantong semar dan venus: menangkap serangga sebagai makanan.
  3. Mawar dan putri malu: batang berduri.
  4. Pohon durian dan nangka: kulit buah berduri
  5. Tebu, jagung, padi, dan pandan: bentuk tulang daun sejajar.
  6. Bayam dan pacar air: berbatang lunak.
  7. Pepaya, singkong, anggur: tulang daun menjari.
  8. Eceng gondok, teratai, kangkung, dan semanggi: tempat hidup di air.
  9. Jahe, kunyit, lengkuas, temulawak: berkembang biak dengan rhizoma.
  10. Suplir, paku tanduk, dan paku: berkembang biak dengan spora.
  11. Jati, randu, mahoni, kedongdong:  berkembang biak dengan biji.

Kamis, 26 Januari 2012

Matematika. Silahkan Coba


Teknik Perkalian 
 
     Perkalian bilangan 11 dengan bilangan dua digit

Contoh :    
57               7x1 = 7 ditulis dihasil
11  x           5+7 = 12 ditulis 2 dihasil dan 1 + 5 = 6
627

     

    Perkalian tiga digit dengan 0 sebagai puluhan

Contoh  1 :

907             7X8 = 56 ditulis dihasil
608 x          9X6 = 54 ditulis dihasil
551456      (7X6)+(9X8)= 42+72=114,    14 ditulis dihasil 
                    dan 1 ditambahkan dengan 54 jadi 54 +1 = 55


Contoh  2 : 
 
607             7X4=28 ditulis dihasil
804  X        6X8=48 ditulis dihasil
488028      (7X8)+(6X4)= 56+24=80 ditulis dihasil

Selasa, 24 Januari 2012

CIRI-CIRI KHUSUS MAKHLUK HIDUP


CIRI-CIRI KHUSUS MAKHLUK HIDUP

v  Sebelum mempelajari tentang ciri-ciri khusus makhluk hidup, terlebih dahulu kita ketahui tentang 
   ciri-ciri umum makhluk hidup, yaitu :
·                 Memerlukan  makanan untuk  pertumbuhan

·                 Dapat  tumbuh. Tumbuh adalah bertambahnya ukuran berat, panjang, dan besar

·                 Dapat  bergerak. Hewan adalah gerak aktif. Tumbuhan adalah gerak fasif

·                 Dapat berkembangbiak untuk memperoleh keturunan

·                 Dapat beradaptasi yaitu menyesuaikan diri dengan lingkungannya

·                 Dapat menerima rangsang atau iritabilita

v  Ciri khusus makhluk hidup adalah ciri yang dimiliki oleh makhluk hidup tertentu dan tidak dimiliki oleh makhluk hidup lain.

v  Ciri khusus yang dimiliki makhluk hidup bertujuan untuk :
·               Memperoleh/mencari makanan
·               Mempertahankan diri dari serangan musuh

v  Ada tiga macam adaptasi yang dimiliki makhluk hidup yaitu :
·         Adaptasi morfologi yaitu penyesuaian  diri makhluk hidup berdasarkan bentuk fisik makhluk hidup.             Contohnya bentuk kaki bebek yang memiliki selaput renang. Paruh burung pemakan daging runcing dan melengkung.
·         Adaptasi fisiologi yaitu penyesuaian diri makhluk hidup berdasarkan fungsi organ-organ tubuh. Contoh  kelelawar memiliki kemampuan ekolokasi dengan menggunakan  sistem sonar. Ular dapar memangsa hewan lain yang yang ukurannnya lebih besar dati tubuhnya
·         Adaptasi tingkah laku yaitu penyesuaian diri makhluk hidup  dengan tingkah laku. Contoh cecak melakukan autotomi.

BEBERAPA CIRI KHUSUS YANG DIMILIKI HEWAN
v  Kelelawar
·         Memiliki kemampuan ekolokasi yaitu mampu menggunakan gelombang bunyi (sonar) untuk mendeteksi keadaan disekitarnya.
·         Termasuk hewan nokturnal yaitu hewan yang melakukan aktivitas pada malam hari
·         Lain-lain tentang kelelawar :
-          Kelelawar termasuk hewan jenis  mamalia yang dapat terbang
-          Kelelawar mencari makan pada malam hari dan tidur pada siang hari dengan posisi kepala di bawah
-          Kelelawar memiliki indra pembau dan pendengaran yang tajam

v  Cecak
·         Memiliki perekat pada telapak kaki sehingga dapat merayap di dinding
·         Memiliki lidah panjang dan lengket  untuk mencari makanan
·         Memeliki kemampuan autotomi yaitu mampu memutuskan ekornya untuk mengelabui musuhnya

v  Bebek
·         Kaki memiliki selaput renang sesuai dengan tempat hidupnya
·         Memiliki paruh pipih dan lebar sesuai dengan makanan
·         Memiliki lapisan lilin/minyak pada bulunya sehingga tidak basah ketika berada di air

v  Unta
·         Memiliki punuk (bagian punggung yang menonjol) sebagai tempat menyimpan lemak (cadangan makanan)
·         Mampu menampung air dalam jumlah banyak ketika minum, sehingga mampu tidak minum dalam beberapa hari
·         Lain-lain tentang unta :
-          Unta adalah hewan padang pasir
-          Unta adalah alat  transportasi tradisional masyarakat timur tengah

v  Semut
·         Memiliki sepasang antena di kepala sebagai indra peraba, pembau dan merasakan getaran bunyi.
·         Memiliki sifat gotong royong
·         Mengeluarkan bau khusus sebagai tanda bahaya

v  Bunglon
·         Memiliki lidah yang panjang dan lengket untuk mendapatkan makanan
·         Mampu merubah warna kulit sesuai tempatnya (mimikri)

v  Masih banyak lagi hewan yang mempunyai  ciri khusus, kita dapat mengetahui dengan melihat bentuk tubuhnya, mengenal sifat-sifatnya dan sebagainya. Semua ciri khusus yang dimiliki makhluk hidup bertujuan untuk adaptasi, mencari makanan, dan mempertahankan diri dari serangan musuhnya

BEBERAPA CIRI KHUSUS YANG DIMILIKI TUMBUHAN
v  Mawar
·         Memiliki duri pada batang sebagai penlindungan/pertahanan diri

v  Kaktus
·         Memiliki daun berbentuk duri serta kulit keras dan tebal untuk mengurangi penguapan
·         Daun berbentuk duri sebagai pentahanan diri
·         Akar memanjang jauh berbentuk serabut mencari sumber air dan menyerap air sebanyak-banyakknya ketika hujan
·         Batang mengembung berisi air sebagai cadangan makanan

v  Tumbuhan kantong semar
·         Memakan seranggga (insektivora) untuk mencukupi nitrogen
·         Bentuk daun yang menyerupai vas bunga berisi cairan asam pencerna
·         Kantong daun berisi nektar untuk menarik serangga

v  Tumbuhan pemakan serangga yang lain adalah : venus, kejora, embun matahari, raflesia arnoldi (bunga bangkai).

v  Teratai
·         Memiliki daun lebar untuk menyerap sinar matahari
·         Memiliki  batang berongga berisi udara untuk membantu pernapasan

v  Eceng gondok
·         Berakar serabut dan memiliki batang berongga berisi udara

Minggu, 22 Januari 2012

GENERASIKU TAK PUTUS ASA

PUISI UNTUK GENERASIKU
Putus asa .....?
Pantang buat kami

Putus asa adalah adalah secuil perasaan
Ketika
Generasiku,
mendengar, membaca dan menyaksikan ketidakpastian hukum negeri ini
mendengar, membaca dan menyaksikan maraknya,
Tindak korupsi, ketidakadilan dan kesewenangan

Tidak !
Kami adalah generasi hebat
Kami pantang putus asa
Kami siap bangkit untuk generasi kini dan nanti

Kepada generasiku......
Kita adalah generasi pantang menyerah dan putus asa
Mari bangkit dari keterpurukan
Bangkit dengan segala kemampuan

Pastikan hukum membela yang benar
Berantas korupsi mulai dari diri sendiri
Berlaku adil pada sesama
Hilangkan kesewenangan agar hidup menjadi aman

Generasiku....
Berjuanglah menyongsong masa depan







Jumat, 20 Januari 2012

Perkembangan Provinsi di Indonesia


Rangkuman IPS
Perkembangan Sistem Administrasi Wilayah Indonesia
·       Indonesia adalah negara kepulauan yaitu negara yang banyak memiliki pulau.
·       Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia
·       Indonesia memiliki 5 pulau besar yaitu : Kalimantan, Sumatra, Jawa, Sulawesi dan Irian Jaya dan ribuan pulau kecil yang tersebar dari Sabang sampai Merauke
·       Antara pulau satu dengan pulau lainnya dipisahkan oleh laut
·       Untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan  wilayah Indonesia negara kita mengembangkan sistem administrasi wilayah.
·       Negara Indonesia terdiri dari beberapa  provinsi yang tiap propinsi dikepalai oleh seorang gubernur.
·       Di pulau Jawa terdapat 6 provinsi yaitu : Jawa Timur Ibukotanya Surabaya, Jawa Tengah Ibukotanya Semarang, Jawa Barat Ibukotanya Bandung, Daerah Istimewa Yogyakarta Ibukotanya Yogyakarta, Daerah Khusus Ibukota ( DKI) Jakarta ibukotanya Jakarta dan Banten ibukotanya Serang.
·       Propinsi Jawa Barat memiliki batas-batas sebagai berikut :
Utara : DKI Jakarta, Timur : Jawa Tengah, Selatan : Samudra Indonesia, Barat : Propinsi Banten
·       Provinsi terdiri dari beberapa Kabupaten atau Kota. Kabupaten  dikepalai oleh seorang Bupati dan Kota dikepalai oleh seorang Wali Kota.
·       Kabupaten / Kota terdiri dari beberapa Kecamatan yanng dikepalai oleh seorang Camat.
·       Sejarah pemekaran provinsi di Indonesia :
1.     Era perjuangan kemerdekaan ( 1945 – 1949) terdiri dari  8 provinsi yaitu :
      Sumatra, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sunda Kecil (Nusa Tenggara),Maluku , Sulawesi dan Kalimantan.
2.     Era Republik Indonesia Serikat (RIS) (1949 – 1950 )
      Pada era ini berdasarkan hasil KMB (Konferensi Meja Bundar)  di Den Haag (Belanda) negara kita berbentuk Republik Indonesia Serikat (RIS) yang terdiri dari 15 negara bagian ditambah satu negara Republik Indonesia.
3.     Era Demokrasi Liberal dan  Orde Lama (1950 – 1966) provinsi di Indonesia terus berkembang sebagai berikut :
-        1950 Sumatra dimekarkan menjadi : Sumatra Utara, Sumatra Tengah, dan Sumatra Selatan
-        1950 Jawa Tengah dimekarkan menjadi Propinsi Jawa Tengah dan DIY
-        1956 Sumatra Utara dimekarkan menjadi Sumatra Utara dan Daerah Istimewa Aceh
-        1956 Jawa Barat dimekarkan menjadi Propinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta
-        1956 Kalimantan dimekarkan menjadi Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan
-        1957 propinsi Kalimantan Selatan dimekarkan menjadi Kalimantan Selatan dan Klaimantan Tengah
-        1958 Propinsi Sumatra Tengah dimekarkan menjadi Sumatra Tengah, Sumatra Barat, Riau, dan Jambi
-        1958 Propinsi Sunda Kecil dimekarkan menjadi Bali, NTB dan NTT
-        1960 Sulawesi dimekarkan menjadi Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan
-        1963 PBB menyerahkan Irian Barat ke Indonesia
-        1964 propinsi Sumatra Selatan dimekarkan menjadi Sumatra Selatan dan Lampung
-        1964 terbentuk propinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara
4.     Era Orde Baru (1966 – 1996) propinsi di Indonesia terus berkembang sebagai berikut :
-        1967 terbentuk propinsi Bengkulu
-        1969 Irian Barat resmi menjadi wilayah Republik Indonesia sebagai propinsi ke 26
-        1976 Timor Timur secara resmi menjadi wilayah Indonesia sebagai propinsi ke 27
5.     Era Repormasi (1999 – sekarang )
-        1999 propinsi Timor Timur memisahkan diri dari Indonesia. Dan tahun 2002 secara resmi Timor Timur berubah menjadi negara merdeka dengan nama Timor Leste dengan ibukotanya Dilli
-        1999 propinsi Maluku dimekarkan menjadi propinsi Maluku dan propinsi Maluku Utara
-        1999 propinsi Irian Jaya dimekarkan menjadi propinsi Irian Jaya Barat dan Papua
-        2000Propinsi Jawa Barat dimekarkan menjadi propinsi Jawa Barat dan Banten
-        2000 terbentuk propinsi Bangka Belitung
-        2000 terbentuk propinsi Gorontalo
-        2001 terbentuk propinsi Papua Timur, tetapi akhirnya di batalkan karena banyak pertentangan
-        2002 terbentuk propinsi Kepulauan Riau
-        2004 terbentuk propinsi Sulawesi Barat dengan ibukota Mamuju yang merupakan propinsi ke 33 yang merupakan hasil pemekaran propinsi sulawesi selatan
Daftar propinsi, ibu kota dan luas propinsi :
1 .  Nanggroe Aceh Darussalam  Ibukota Banda Aceh  luas wilayah 57.000 km2  
2 .  Sumatera Utara Ibukota Medan luas wilayah 72.000 km2 
3 .  Riau Ibukota  Pekanbaru luas wilayah 82.000  km2
4.   Sumatera Barat  Ibukota Padang luas wilayah 42.000  km2
5.   Kepulauan Riau  Ibukota Tanjungpinang luas wilayah 13.000 km2 
6 .  Jambi Ibukota  Jambi luas wilayah 51.000 km2
7 .  Sumatera Selatan Ibukota Palembang luas wilayah 100.000 km2
8 .  Bengkulu Ibukota Bengkulu luas wilayah 21.000 km2  
9 .  Bangka Belitung Ibukota Pangkalpinang luas wilayah 16.000 km2 
10. Lampung Bandar Ibukota Lampung luas wilayah 35.000 km2 
11.  Banten Ibukota Serang luas wilayah 9.000  km2
12.  DKI Jakarta Ibukota Jakarta luas wilayah 1.000 km2 
13 . Jawa Barat Ibukota Bandung luas wilayah 36.000 km2
14 . Jawa Tengah Ibukota Semarang luas wilayah 33.000 km2
15 . D.I. Yogyakarta Ibukota Yogyakarta luas wilayah 3.000 km2
16 . Jawa Timur Ibukota Surabaya luas wilayah 47.000 km2
17 . Bali Ibukota Denpasar luas wilayah 6.000 km2
18 . Nusa Tenggara Barat Ibukota Mataram luas wilayah 20.000 km2
19 . Nusa Tenggara Timur Ibukota Kupang luas wilayah 46.000 km2
20 . Kalimantan Barat Ibukota Pontianak luas wilayah 147.000 km2
21 . Kalimantan Timur Ibukota Samarinda luas wilayah 220 3 juta 13
22 . Kalimantan Tengah Ibukota Palangkaraya luas wilayah 154.000 km2
23 . Kalimantan Selatan Ibukota Banjarmasin luas wilayah 37.000 km2
24 . Sulawesi Barat Ibukota Mamuju luas wilayah 17.000 km2
25 . Sulawesi Tengah Ibukota Palu luas wilayah 68.000 km2
26 . Gorontalo Ibukota Gorontalo luas wilayah 12.000 km2
27 . Sulawesi Utara Ibukota Manado luas wilayah 19.000 km2
28 . Sulawesi Selatan Ibukota Makasar luas wilayah 62.000 km2
29 . Sulawesi Tenggara Ibukota Kendari luas wilayah 28.000 km2
30 . Maluku Utara Ibukota Ternate** luas wilayah 28.000 km2
31 . Maluku Ibukota Ambon luas wilayah 19.000 km2
32 . Papua Barat Ibukota Manokwari luas wilayah 122.000 km2
33 . Papua Ibukota Jayapura luas wilayah 300.000 km2

**Rencana akan pindah ke Sofifi
Perubahan Wilayah Laut Indonesia
Batas laut Indonesia  mengalami perubahan dari tahun ketahun sebagai berikut :
-        Pada masa penjajahan Belanda batas laut Indonesia adalah 3 mil atau 5,5 km dari garis laut saat air surut
-        Tgl 13 Desember 1957 berdasarkan Deklarasi Juanda (UU No.4 Prp Tahun 1960) batas laut Indonesia sejauh 12 mil/22 km (batas teritorial) dari garis pantai pulau terluar
-        Pada tanggal 21 Maret 1980 Zona Ekonomi Eklusif (ZEE) adalah 200 mil (370 km) diukur dari garis pangkal laut